This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 11 Oktober 2017

Conversational System

Chatterbot (disebut juga chatbot atau bots) adalah sebuah program komputer yang dirancang untuk menstimulasikan percakapan intelektual dengan satu atau lebih manusia baik secara audio maupun teks.
Pada mulanya, program komputer (bots) ini diuji melalui Turing Test, yaitu dengan merahasiakan identitasnya sebagai mesin sehingga dapat mengelabui orang yang bercakap-cakap dengannya. Jika pengguna tidak dapat mengidentifikasi bots sebagai suatu program komputer, maka chatterbot tersebut dikategorikan sebagai kecerdasan buatan (atau artificial intelligence). Dewasa ini, chatterbot telah dimanfaatkan untuk tujuan praktis seperti bantuan online, layanan personal, atau akuisisi informasi, dalam hal ini dapat dilihat fungsi program sebagai suatu jenis agen percakapan (atau conversational agent). Yang membedakan chatterbot dengan sistem pemrosesan bahasa alami (atau Natural Language Processing System) adalah kesederhanaan algoritme yang digunakan.
Meskipun banyak bots yang tampaknya dapat menginterpretasikan dan menanggapi input manusia, sebenarnya bots tersebut hanya memindai kata kunci dalam input dan membalasnya dengan kata kunci yang paling cocok, atau pola kata-kata yang paling mirip dari basis data tekstual.
Istilah “Chatterbot” sendiri pertama kali dikemukakan oleh Michael Mauldin (pencipta verbot pertama, Julia) pada tahun 1994 untuk mendeskripsikan program percakapan ini.
Hasil gambar untuk gambar conversational system
Pada tahun 1950, Alan Turing mempublikasikan artikel terkenalnya “Computing Machinery and Intelligence”,[2] yang mengemukakan tes Turing sebagai suatu kriteria kecerdasan. Kriteria ini bergantung pada kemampuan program komputer untuk meniru manusia dalam suatu percakapan tertulis waktu nyata (real-time) dengan manusia sebagai penilai; apakah program komputer tersebut cukup baik sehingga manusia tidak dapat membedakan –berdasarkan isi percakapannya saja- sedang berhadapan dengan program komputer atau manusia nyata. Pengujian ini terkait dengan minat Turing terhadap ELIZA, program yang dipublikasikan oleh Joseph Weizenbaum pada tahun 1966, yang dapat mengelabui pengguna hingga mempercayai bahwa mereka sedang bercakap-cakap dengan manusia nyata.
Kunci metode operasional ELIZA (dicontoh oleh perancang chatterbot hingga kini) melibatkan rekognisi dari isyarat kata-kata atau kalimat pada input, dan output berupa tanggapan yang telah dipersiapkan atau diprogram, yang dapat meneruskan percakapan dengan suatu cara sehingga tampak bermakna (misalnya, menanggapi input yang mengandung kata ‘MOTHER’ dengan ‘TELL ME MORE ABOUT YOUR FAMILY’). Jadi terciptalah suatu ilusi pemahaman dimana pengolahan yang terlibat tidak sampai pada pemaknaan. ELIZA menunjukka ilusi tersebut yang entah bagaimana dinilai “cerdas” oleh manusia. Teknik kunci di sini – yang menjadi karakteristik program chatterbot dibandingkan dengan sistem pemrosesan bahasa alami yang serius adalah produksi respons yang cukup jelas namun tidak spesifik. Penekanan biasanya pada ketidakjelasan daripada menyampaikan informasi asli.
Baru-baru ini, perancang antarmuka (atau interface) telah menghargai kesiapan manusia dalam menafsirkan output komputer sebagai percakapan yang sebenarnya, bahkan ketika program sebenarnya didasarkan pada pencocokan pola sederhana. Hal ini dapat diberdayakan untuk tujuan yang bermanfaat. Banyak orang lebih memilih berkonsultasi pada program yang menyerupai manusia ini, dan hal ini memberikan chatterbot ruang untuk berkembang dalam fungsi-fungsi sistem interaktif dalam memberikan informasi pada pengguna –selama informasinya bersifat langsung dan dapat dikategorikan. Misalnya, sistem bantuan online kini banyak menggunakan teknik chatterbot dalam mengidentifikasi area bantuan yang dibutuhkan pengguna, memberikan kesan “ramah” pada interface daripada sistem menu bantuan formal.
Bots yang nyata mendeskripsikan fenomena ini contohnya Depression 2.0, yaitu chatterbot dengan program komputer berdasar pada model-model teori ilmu psikologi yang dapat memberikan solusi masalah psikologis pada pengguna.

Pengembangan

Sejarah klasik dari chatterbot awal adalah ELIZA (1966) dan PARRY (1972).[3][4][5][6] Program yang baru-baru saja dikembangkan yaitu A.L.I.C.E, Jabberwacky dan D.U.D.E. Pada masanya, ELIZA dan PARRY digunakan untuk menstimulasi percakapan tertulis, namun banyak chatterbot kini mendukung fitur fungsional seperti permainan dan kemampuan pencarian website. Tahun 1984, sebuah buku berjudul The Policeman’s Beard is Half Constructed dipublikasikan. Buku ini diduga ditulis oleh sebuah chatterbot Racter –walaupun program ini dirilis untuk tidak mampu melakukannya.[7] Salah satu penelitian penting di bidang kecerdasan buatan (AI) adalah pemrosesan bahasa alami (atau Natural Language Processing). Biasanya, bidang AI lemah memberdayakan perangkat lunak (atau software) khusus atau bahasa pemrograman yang dibuat secara spesifik dengan fungsi yang lebih sempit. Contohnya, A.L.I.C.E menggunakan bahasa pemrograman yang disebut sebagai AIML yang fungsinya spesifik yaitu sebagai agen percakapan, yang selanjutnya banyak diadopsi oleh pengembang Alicebots lain. Meskipun demikian, A.L.I.C.E masih murni berdasarkan teknik pencocokan pola tanpa kemampuan penalaran –teknik yang sama yang digunakan ELIZA pada tahun 1966. Berbeda dengan AI kuat, yang membutuhkan cita rasa dan kemampuan penalaran logis.
Jabberwacky mempelajari respons baru dan berbasis pada konteks interaksi pengguna waktu nyata (atau real-time), bukan dengan digerakan basis data statis. Beberapa chatterbot terbaru juga mengkombinasikan pembelajaran waktu nyata dengan algoritme evolusioner yang mengoptimalkan kemampuan komunikasi berbasis percakapannya, dengan contoh populernya yaitu Kyle, pemenang Penghargaan Leodis AI 2009. Meskipun, saat ini belum ada tujuan umum percakapan kecerdasan buatan, dan beberapa pengembang perangkat lunak berfokus pada aspek praktis, pengambilan informasi (atau information retrieval).

sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Chatterbot



Teknologi Digital Twin untuk Tubuh Manusia

 Teknologi Digital Twin Untuk Tubuh Manusia

image
Bulan November bukanlah waktu terbaik untuk mengunjungi Helsinki. Namun, mendung yang menyelimuti ibukota Finlandia  tiap musim semi ini tidak menghentikan 15.000 orang mengunjungi Slush, salah satu ajang perkumpulan teknologi terbesar di dunia, yang tahun ini berhasil mengumpulkan 1.700 startup, serta Google, Nokia dan GE.
Hal ini bukan suatu hal yang mengejutkan. Meskipun jumlah populasi warga Finlandia hanya berjumlah 5,4 juta orang, pengaruh kemajuan teknologi modern sangat terasa di keseharian mereka. Finlandia adalah kampung halaman perusahaan operating system open-source, Linux, dan Nokia, yang menjadi pionir pertumbuhan mobile communication. “Gotong royong adalah tradisi negara kami,” ujar Peter Vesterbacka, co-founder Ravio, perusahaan yang menciptakan game Angry Birds, yang ikut mendirikan Slush di tahun 2008. “Mungkin karena pengaruh musim dingin. Jika Anda tidak membangun rumah, Anda bisa mati.”
GE ikut merayakan semangat tersebut. Tahun lalu, unit bisnis healthcare GE mendirikan Health Innovation Village, sebuah inkubator startup yang membantu 26 perusahaan lokal untuk mengembangkan produk yang berhubungan dengan layanan kesehatan dan pengobatan. Village baru saja bermitra dengan Startup Health, hub kesehatan digital terbesar di dunia yang berbasis di Amerika, yang membuka kantor cabang luar negeri pertamanya di Helsinki bulan November lalu.
Namun GE juga membudidayakan pengetahuan lokal untuk mengubah wajah pengobatan dengan menghubungkan layanan kesehatan dengan teknologi cloud. Insinyur-insinyur GE di Helsinki dengan khusus meneliti teknologi monitoring pasien. Mereka mengembangkan rangkaian peralatan wireless yang pada suatu hari nanti akan berukuran lebih kecil dari plester sekalipun, dan secara konstan mengirimkan data detak jantung, tekanan darah, pernapasan dan informasi medis pasien lainnya kepada cloud, yang dapat dianalisa dengan software, dan mampu memberitahukan dokter jika ditemukan adanya anomali maupun potensi gangguan, dan secara efektif menciptakan kembaran digital si pasien.
“Transformasi yang dialami telepon genggam kini terjadi pada bidang monitoring pasien,” ujar Erno Muuranto, insiyur yang mengepalai penelitian tersebut. “Teknologi wireless dan wearable adalah tren masa kini. Kita dapat mengoperasikan rumah sakit layaknya pabrik pintar. Dengan sensor-sensor wireless dan data analytics, kita dapat mendiagnosa pasien dari dalam ambulans, sehingga tindakan yang benar dapat dilakukan dengan lebih cepat, sehingga pasien dapat pulang lebih cepat. Kita juga dapat melakukan monitoring pasien jarak jauh dari rumah. Kemajuan ini dapat membantu kita meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memangkas biaya.”

image
Paling atas: Sensor wireless akan menggantikan kabel-kabel yang menempel pada tubuh pasien yang dirawat di intensive care unit (ICU). Atas: Sekitar 15.000 orang mengunjungi Slush, salah satu perkumpulan teknologi terbesar di dunia yang tahun ini berhasil mengumpulkan 1.700 startup, termasuk GE, Google dan Nokia. Kredit gambar: GE Reports

Seperti kebanyakan anggota timnya yang beranggotakan 60 orang ilmuwan dan insinyur, Muuranto bergabung dengan GE selepas bekerja di Nokia. Para pelaku riset yang memiliki spesialisasi keahlian dari mulai miniaturisasi dan protokol wireless hingga experience design ini sedang mengembangkan sensor wireless generasi pertama yang dapat memonitor detak jantung, tekanan darah dan parameter-parameter lainnya.
Pada kunjungan kami ke laboratoriumnya baru-baru ini, Muuranto menempelkan sebuah alat kepada seorang kolega untuk memonitor detak jantung serta level kandungan oksigen dalam darah melalui aplikasi iPhone yang dikembangkan tim tersebut menggunakan Predix, sebuah platform software yang dikembangkan GE secara spesifik untuk Industrial Internet. “Baru tahap awal, tapi ingat bagaimana cepatnya transformasi handphone sebesar batu bata hingga menjadi device berukuran kecil dan ramping, cukup untuk diselipkan dalam saku,” ujarnya.

image
Dalam lima tahun, teknologi tersebut dapat membantu kita memonitor pasien melalui jaringan wireless, memungkinkan dokter untuk mengobservasi kondisi pasien menggunakan device terhubung apapun. Kredit gambar: GE Healthcare

Peluang pertama dari teknologi ini adalah untuk menggantikan kabel-kabel yang menempel pada tubuh pasien di ICU, serta  menggunakan algoritma dan analytics guna menghindari false alarm.  “90 persen dari alarm tidak cukup kuat untuk ditindaklanjuti,” ujar Muuranto. “Kami mencari cara agar  sinyal yang terpancar dari serangkaian sensor dapat mengolahnya menjadi alarm yang akurat.”
Dalam lima tahun ke depan, teknologi tersebut dapat memungkinkan prosedur monitoring pasien melalui jaringan wireless agar dokter dapat melakukan observasi pasien dari perangkat yang terhubung.

image
“Kini wireless dan wearable adalah tren,” ujar insinyur GE, Erno Muuranto. “Kita dapat mengoperasikan rumah sakit seperti pabrik pintar. Dengan sensor-sensor wireless dan data analytics, kita dapat mendiagnosa pasien dari dalam ambulans.” Kredit gambar: GE Reports

Sensor-sensor tersebut digerakkan dengan listrik yang berasal dari baterai terintegrasi berukuran kecil dan menggunakan gelombang radio untuk berkomunikasi dengan receiver yang disimpan di saku pasien maupun kamar rumah sakit. Di luar rumah sakit, informasi yang didapatkan dari sensor dapat diteruskan melalui jaringan seluler dan secara otomatis memungkinkan dokter dan rumah sakit untuk memonitor pasien selama dua puluh empat jam tanpa takut arus data terganggu.

image
Kantor pusat GE Healthcare yang terletak di Helsinki memiliki suasana startup. Di kantor tersebut ada sebuah kafe espresso artisan bernama Warrior Coffee, dilayani oleh barista-barista bertato yang memutarkan lagu-lagu dari mulai Nirvana hingga Joy Division. Kredit gambar: GE Reports

GE dan beberapa perusahaan lain telah mengembangkan medical body area networks (MBAN) yang telah terdaftar pada U.S. Federal Communications Commission untuk memperoleh akses kepada spektrum radio, di mana perangkat medis wireless dapat beroperasi.
“Ini baru layanan kesehatan digital yang kita bicarakan,” ujar Mikko Kauppinen, finance director GE Healthcare Finlandia dan cofounder Health Innovation Village. “Ini tidak sama dengan gadget. Kami tahu bagaimana caranya membuat sebuah alat monitoring super-canggih-nan-kokoh yang tersedia di rumah sakit-rumah sakit. Telepon genggam kini berukuran semakin kecil, sama halnya dengan alat kami. Kami sedang mengembangkan sebuah ekosistem Industrial Internet untuk tubuh.” Ujar Kauppinen: “Teknologi ini akan mentransformasi prosedur monitoring pasien. Tak lama lagi, alat-alat ini akan tersedia di mana-mana.”

SUMBER: 

http://gereports.co.id/post/140678401850/teknologi-digital-twin-untuk-tubuh-manusia

Senin, 09 Oktober 2017

Matrix PowerWatch

Matrix PowerWatch


       Smartwatch terus berinovasi. Yang terbaru kali ini kamu bahkan tak perlu mengisi ulang baterainya, karena smartwatch yang dijuluki Matrix PowerWatch ini menggunakan daya dari panas tubuh penggunanya. Wow, keren kan?
Seperti smartwatch atau fitness band lainnya, Matrix Powerwatch ini mencatat segala kegiatan aktifitas kamu. Sayang, jam tangan ini tampaknya tak bisa mencatat aktivitas berenang, karena hanya dilengkapi fitur water resistant hingga 50 meter.
Matrix PowerWatch adalah jam tangan pintar pertama di dunia yang memanfaatkan panas yang dihasilkan dari tubuh pengguna sebagai sumber tenaganya. Di dunia jam tangan ini bukanlah konsep baru, Seiko telah memiliki jam tangan dengan konsep serupa sebelumnya yaitu Seiko Thermic.
Tapi, tentu saja Seiko Thermic berbeda dengan Matrix PowerWatch. Sebagai jam tangan pintar, Matrix PowerWatch tidak hanya sekedar menggerakkan jarum jam tapi juga membutuhkan daya yang lebih banyak untuk menjalankan fungsinya sebagai jam tangan pintar karena diotaki oleh prosesor. Oleh karena itu, Matrix PowerWatch hadir dengan prosesor bernama AMBI Q yang diklaim sebagai prosesor paling hemat daya di dunia.
Dengan demikian Anda hanya perlu terus menggunakan Matrix PowerWatch di pergelangan tangan. Semakin tinggi suhu tubuh seperti misalnya saat olahraga maka akan semakin banyak energi listrik yang akan dihasilkan sebagai sumber energi untuk menjalankan jam tangan ini.
Matrix PowerWatch menyediakan indikator yang akan menunjukan seberapa banyak panas tubuh yang telah berhasil diserap untuk asupan tenaganya. Sebagai jam tangan pintar fungsi yang ditawarkannya pun tergolong sederhana. Diantaranya bisa memantau aktivitas harian, pola tidur, dan menghitung kalori Anda yang terbakar saat beraktivitas.
Selain itu, rancangan bodi alumuniumnya juga tahan air dan bisa diajak menyelam hingga kedalaman 50 meter. Untuk mendukung fungsinya, selain menyediakan aplikasi pendamping Matrix PowerWatch juga kompatibel dengan Apple Healthkit dan Google Fit.
Matrix PowerWatch sudah bisa di pesan melalui situs pengumpulan dana indiegogo.com. Di masa pre-order ini Matrix PowerWatch dibanderol dengan harga US$129 dan akan mulai tersedia bulan Juli 2017.
 
sumber:

https://medium.com/@PromoVoucherDiskonIndonesia/10-gadget-kece-yang-bakal-populer-di-2017-cb5a27045501 
http://www.yangcanggih.com/2016/11/17/matrix-powerwatch-jam-tangan-pintar-yang-tidak-perlu-diisi-ulang-baterainya/#vxEU8evdu4BZYJmk.97

Exoskeletons

Exoskeletons

Sebuah baju yang fit dengan tubuh Anda, memperbolehkan Anda untuk memiliki kekuatan seperti superhero. Berlari sangat cepat, melompat dengan ketinggian yang luar biasa, anti peluru seperti Superman. Terlebih jika memperbolehkan Anda mempunyai super-senses seperti Spiderman. Perasaan seperti ini pasti sangat menakjubkan.

exoskeleton

Jika baju ini berhasil diciptakan, maka pekerjaan yang tadinya membutuhkan banyak orang sekarang hanya membutuhkan satu orang, yaitu Anda sendiri dan dalam waktu yang lebih cepat.

Tapi mungkin tidak semua orang dapat mengenakan pakaian ini jika memang ada, jika semua orang dapat memakai ini maka dunia akan berada dalam kekacauan. Penjahat Anti Peluru dengan kekuatan Superman? Woww... Jelasnya ini adalah impian yang sangat tinggi dan mungkin dapat dikatakan tidak mungkin diciptakan.

Teknologi exoskeleton atau kerangka baja pendukung fungsi tubuh manusia sedang berkembang di dunia saat ini, termasuk pengembangannya sebagai sebuah senjata. Teknologi baru yang disebut dapat meningkatkan kekuatan tiap individu secara signifikan ini mendimbulkan keraguan dalam pengembangannya terkait status dan pengelompokan pengguna teknologi ini. Keraguan ini mengarah kepada prinsip proporsional dalam hukum humaniter dalam penggunaan teknologi ini sebagai sebuah senjata, pertanyaan lain yang juga mencuat adalah, belum adanya kepastian kekuatan perusak yang dihasilkan teknologi ini sebagai senjata sehingga perlukah penggunaannya dibatasi di masa yang akan datang.
teknologi exoskeleton sebagai senjata perang kemudian, tidaklah ada pada ranah pembatasan penggunnaannya, namun lebih kepada tergolong sebagai senjata apakah teknologi yang sedang dalam pengembangan ini, sehingga berdasarkan dengan prinsip proporsionaltias dapat ditakar seberapa perlu dan urgent pengerahan unit-unit militer yang dilengkapi dengan baju pelindung bersenjata yang diperkuat teknologi exoskeleton, serta prinsip pembatasan akan mengambil perannya sejauh mana teknologi ini dapat digunakan, utamanya dalam konflik bersenjata mana serta dalam eskalasi konflik bersenjata seperti apa teknologi ini baru boleh digunakan.
 

 

sumber:

http://www.tahupedia.com/content/show/73/10-Teknologi-Masa-Depan-yang-Ditunggu-Setiap-Orang 

https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jkh/article/download/8412/5536

Robot Pembantu (Robot Maids)

Robot Pembantu (Robot Maids)

Yang kita bicarakan di sini bukanlah robot yang sebatas membersihkan debu atau dengan tugas spesifik membersihkan wilayah tertentu, melainkan sebuah robot yang mampu membantu manusia memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Di antaranya adalah membersihkan rumah, toilet, dan memasak.

Robot Maid

Agar robot tersebut dapat berinteraksi dengan baik, maka robot tersebut harus mampu untuk melakukan pembelajaran sosial. Si robot mempelajari perilaku manusia dan mensimulasikannya. Singkatnya, walaupun bentuk mereka tidak harus seperti manusia, mereka harus otonom.

Mungkin yang paling dekat dengan teknologi ini adalah robot pembersih debu Roomba, si robot kecil, bulat dan selalu dekat dengan lantai.

 sumber:

http://www.tahupedia.com/content/show/73/10-Teknologi-Masa-Depan-yang-Ditunggu-Setiap-Orang

Intelligent Apps

Intelligent Apps

teknologi-menjadi-tren-2017-2 

Contoh dari Intelligent Apps adalah virtual asisten yang akan membuat hidup kita lebih mudah. Bahkan Gartner memperkirakan bahwa asisten masa depan berpotensi mengubah keadaan kantor dengan kemampuannya membantu mengerjakan tugas sehari-hari. Dalam jangka waktu 10 tahun ke depan, setiap aplikasi dan layanan akan menggunakan beberapa jenis AI.\

Pengertian sebuah AGENT adalah segala sesuatu yang dapat dipandang sebagaimana mengamati lingkungannya melalui sensor dan bertindak atas lingkungan yang melalui efektor. Agen manusia memiliki mata, telinga, dan organ lain untuk sensor, dan tangan, kaki, mulut, dan bagian tubuh lainnya untuk efektor. Sebuah pengganti agen robot kamera dan berbagai pencari inframerah untuk sensor dan berbagai motor untuk efektor. Dapat digambarkan secara sederhana sebagai berikut:

Dalam kecerdasan buatan, intelligent agent (IA) adalah sebuah entitas otonom yang mengamati dan bertindak atas lingkungan (yaitu membutuhkan agen) dan mengarahkan aktivitasnya untuk mencapai tujuan  yaitu rasional. Intelligent agen juga dapat belajar atau menggunakan pengetahuan untuk mencapai tujuan mereka. Russell & Norvig (2003) mengartikan Rational Agent  yang mengerjakan segala sesuatu hal dengan benar. Agen Intelligent menurut Nikola Kasabov adalah bahwa Agent harus menunjukkan karakteristik berikut.:

· mengakomodasi pemecahan masalah baru aturan bertahap

· beradaptasi online dan real time

·  mampu menganalisis sendiri dalam hal perilaku, kesalahan dan kesuksesan.

· belajar dan meningkatkan melalui interaksi dengan lingkungan (perwujudan)

· belajar dengan cepat dari sejumlah besar data

· memiliki penyimpanan memori berbasis contoh dan kapasitas pengambilan

  memiliki parameter untuk mewakili umur pendek dan jangka panjang memori,,

How Agents Should Act: Right things

Pengukuran Kinerja: mengukur seberapa kesuksesan sebuah agent. Tidak ada satu ukuran yang tetap dan sama untuk semua agen. Kita dapat menanyakan kepada agen secara subyektif tentang kenyamanan dengan kinerja agen itu sendiri. Sehingga harus ada pengukuran kinerja obyektif yang diberlakukan dengan standart otoritas tentang apa artinya sukses dalam lingkungan dan menggunakannya untuk mengukur kinerja sebuah agen.

How to evaluate agent’s success?

Mengevaluasi kinerja sangat penting. Kita harus berhati-hati untuk membedakan antara rasionalitas dan omniscience (kemahatahuan). Rasionalitas bahwa agen tahu  hasil dari sebuah tindakan yang dilakukan secara rasional. Sedangkan omniscience adalah sebuah kemustahilan dari kenyataan yang sebenarnya telah terjadi. Faktor yang mempengaruhi rasionalitas  :

· Pengukuran kinarja (Performance Measure)

· Percept Sequence (persepsi urutan)

· Knowledge from Environment

· Possible Actions

Ini mengarah ke definisi agen rasional yang ideal: Untuk setiap urutan persepsi yang memungkinkan, agen rasional yang ideal harus melakukan tindakan apapun yang diharapkan dapat memaksimalkan pengukuran kinerjanya, berdasarkan bukti yang diberikan oleh urutan persepsi dan apa pun yang yang merupakan pengetahuan built-in yang dimiliki agen. Tugas AI adalah untuk merancang sebuah agent yaitu sebuah fungsi yang mengimplementasikan pemetaan agen dari persepsi terhadap tindakan. Program ini akan berjalan pada beberapa jenis perangkat komputasi, yang disebut arsitektur.

 

  SUMBER:

https://jalantikus.com/gadgets/teknologi-yang-menjadi-tren-2017/ 

http://artikel-teknologi-informasi.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-agent-pada-ai-artificial.html

Al dan Advance Machine Learning

TEKNOLOGI
Kecerdasan Buatan AI (Artificial Intelligence) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol-simbol dari pada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan (Encyclopedia Britannica), kecerdasan buatan sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari karena memang kecerdasan buatan adalah fiksi ilmiah, dan orang-orang dulu beranggapan kecerdasan buatan merupakan masa depan bagi kita semua,  AI (Artificial Intelligence) muncul dan mulai dijalankan pertama kali pada kisah mitologi Yunani dan peradaban Mesir Kuno,namun AI mulai di terapkan sekitar era 1950-an dengan dimulainya perkembangan komputer pada tahun 1941-1949, dari situlah muncul keinginan untuk mempelajari AI lebih lanjut.
Tahun 1951 pertama kalinya AI berhasil di ciptakan dengan mengunakan komputer Ferranti Mark 1 , Christopher Strachey dan Dietrich Prinz berhasil membuat sebuah permainan catur melawan komputer tidak sampai di situ pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Pada tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mulai mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan dengan mengunakan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang tergolong sukses pertama kali dalam bidang matematika, Ted Shortliffe mendemonstrasikan sistem berbasis aturan berupa pengetahuan dan inferensi dalam bidang diagnosa dan terapi medis yang disebut sistem pakar. Pada tahun 1980-an, jaringan syaraf digunakan secara meluas dengan algoritma perambatan balik, dan pada tahun 1990-an – 1997-an di tandai oleh perolehan yang sangat besar dalam bidang AI dan berbagai macam aplikasi.Teknologi
  • Contoh Aplikasi :E-learning, Zuma deluxe ,Game interaktif (flip word – menyusun kata dalam bahasa inggris)
  • Contoh Aplikasi : E-bisnis, E-commerce, Aplikasi Pemantau Naik turunnya Mata Uang, Pemantau naik turunnya harga saham
  • Contoh Aplikasi : antivirus, Kunci Ponsel,Deteksi Wajah, Aplikasi Deteksi Kebohongan lewat detak jantung, Aplikasi Absensi Sidik Jari, Aplikasi Deteksi Gempa dan Tsunami.
Fakta Perkembangan AI
  1. Artificial Intelligence berkembang lebih cepat dari yang bisa kita bayangkan
    alat-alat elektronik, seperti gadget dan lain-lain
  2. Saat ini ada beberapa sistem Artificial Intelligence yang kita gunakan sehari-hari Google Search dengan search terms suggestion nya dan Google Now & Siri dengan penerimaan proses lewat suara
  3. Robot canggih bermunculan dan manusia pasti akan tersaingi
  4. Ilmuan AI percaya bahwa pada tahun 2040, robot akan lebih pintar dari manusia
  5. AI Berbahaya bagi kelangsungan manusia
  6. Ketika AI lebih pintar dari manusia, manusia akan binggung memahami sistem AI
  7. AI tidak bisa jahat atau merusak
  8. Ai harus memiliki 3 unsur penting
    – “oracle” akan mampu menjawab pertanyaan dengan tingkat akurasi yang baik.
    – “genie” akan melakukan apa saja yang diperintahkan untuk melakukan dan kemudian menunggu perintah selanjutnya
    -”sovereign” akan ditugaskan untuk memecahkan masalah secara menyeluruh dan kemudian diizinkan untuk beroperasi dengan membuat keputusan tentang bagaimana cara terbaik untuk mencapai tujuan atau memecahkan masalah tersebut.
  1. AI kira-kira dibagi menjadi 2 kubu yaitu optimis dan pesimis”Teknologi”

teknologi-menjadi-tren-2017-1 

Machine Learning adalah cabang lanjutan Artificial Intelligent (AI), yang mencakup sistem lebih canggih seperti mampu memahami, mempelajari, memprediksi, beradaptasi, dan berpotensi beroperasi secara mandiri. Machine learning ini diprediksi mampu mengubah perilaku masa depan, yang mengarah pada penciptaan perangkat dan program yang lebih cerdas. Gartner memprediksi AI dan Machine Learning akan lebih banyak digunakan pada robot, kendaraan mandiri, elektronik untuk konsumen, virtual personal assistants, dan smart advisors.

 

sumber:

  http://blog.go-alkes.com/2016/11/teknologi-2017-ai-dan-advanced-machine-learning/

https://jalantikus.com/gadgets/teknologi-yang-menjadi-tren-2017/